Berita

Iwan Sumule/Net

Politik

Iwan Sumule Menduga Suap Wahyu Setiawan Bukan Yang Pertama

KAMIS, 09 JANUARI 2020 | 10:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Penyidik KPK menangkap komisioner KPU Wahyu Setiawan terkaut kasus suap.

Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule menduga, suap kepada komisioner KPU Wahyu Setiawan bukan yang pertama.

"OTT dilakukan KPK biasanya karena gratifikasi pertama tak dilaporkan. Jadilah pidana suap dalam 30 hari," kata dia lewat akun Twitter @IwanSumule_86, Kamis (9/1).


Dijelaskan, penerima gratifikasi punya kewajiban untuk melaporkan kepada KPK dalam 30 hari. Jadi tidak boleh ditangkap.

Kalau tidak melaporkan penerimaan gratifikasi dalam 30 hari kepada KPK, baru menjadi pidana suap. Hal itu dimuat dalam UU 20/2001 tentang Tipikor pada Pasal 12B dan 12C.

Dengan demikian, Iwan Sumule tidak yakin bahwa Pemilu 2019 berjalan dengan bersih dan bermartabat.

"Saya juga duga Pemilu 2019 yang lalu penuh dengan aksi suap kepada KPU. Hasilnya pun saya ragukan," ujarnya.

"Iya enggak sih?" imbuh Iwan Sumule menambahkan.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya