Berita

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi), Edi Hasibuan/Net

Hukum

Ungkap Pembunuh Hakim Jamaluddin, Polri Semakin Dipercaya Masyarakat

KAMIS, 09 JANUARI 2020 | 01:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara yang berhasil mengungkap pelaku pembunuh hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin membuat Polri semakin dipercaya masyarakat.

Begitu yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi), Edi Hasibuan kepada wartawan, Rabu (8/1).

"Publik memuji kinerja Polri yang semakin promoter,” kata Edi.


Mantan anggota Kompolnas ini berpandangan, kasus pembunuhan Jamaluddin sulit lantaran petunjuk dan bukti yang dimiliki polisi di lokasi minim alias gelap. Namun berkat kerja keras Polresta Medan dan dibantu Polda Sumut, kasus pembunuhan sadis ini akhirnya terbongkar.

"Kami menilai keberhasilan polisi ini semakin meningkatkan kepercayaan masyrakat kepada Polri," ujar doktor ilmu hukum ini.

Edi menjelaskan, polisi sendiri telah melakukan penyelidikan dan penyidikan menggunakan metode induktif dan deduktif, mulai dari tempat kejadian di rumah korban hingga pembuangan jenazah dalam mobil di jurang Desa Suka Dame, Kutalimbaru, Deli Serdang.

Setelah berbagai upaya dilakukan, polisi akhirnya menungkap bahwa dalang dari pembunuhan ini adalah istri hakim Jamaluddin sendiri yang dibantu dua pria suruhannya.

"Kami menilai ini adalah bukti kinerja bagus polisi dalam penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan sebagaimana program penguatan promoter Kapolri Jenderal Idham Azis," tambah pakar hukum kepolisian dari Universitas Bhayangkara Jakarta ini.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya