Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Kunjungi Natuna, Gerindra: Untuk Beri Pesan Pemerintah Hadir

RABU, 08 JANUARI 2020 | 14:37 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Partai Gerindra menilai kunjungan kerja Presiden Joko Widodo selama satu hari ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau untuk beri pesan pemerintah hadir di perbatasan.

Natuna Utara, belakangan menjadi pusat perhatian setelah kapal pemerintah komunis China dan mengklaim perairan yang menjadi hak berdaulat Indonesia.

“Perhatian pemerintah pusat tidak abai, sangat hirau terhadap persoalan yang terjadi,” kata Muzani di kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (8/1).


Pesan lain kunjungan Jokowi ke Natuna, sambung Muzani, dia ingin memberi pesan bahwa Indonesia lebih mengedepankan diplomasi ketimbang reaktif dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi.

Karena menurutnya, setiap persoalan Internasional pada akhirnya harus diselesaikan melalui cara diplomasi.

“Dan saya kira kita lebih mengedepankan persuasi yang juga itu menjadi sebuah cara kita dalam persoalan yang kita hadapi, baik politik dan lain-lain,” demikian Muzani.

Hari ini, pukul pukul 07.35 WIB,  lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta ke Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau.

Di Natuna, Jokowi dan rombongan meninjau Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, Natuna. Di tempat tersebut, selain meninjau jajar kapal, kepala negara juga direncanakan bertemu dengan ratusan nelayan.

Setelah itu, Jokowi akan menuju Kantor Bupati Natuna untuk menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya