Berita

Jiwasraya lahirkan dilema bagi pemerintah/Net

Politik

Soal Jiwasraya, Hatta Taliwang: Bikin Rezim Ini Sakit Kepala

RABU, 08 JANUARI 2020 | 14:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kasus keuangan yang membelit Jiwasraya terus disorot banyak pihak. Pasalnya, perusahaan plat merah ini terindikasi bermasalah dalam hal manajemen hingga tersandung korupsi.

Potensi nilai kerugian negara dari kasus Jiwasraya ini mencapai Rp 13,7 triliun. Sementara, nilai utang yang mesti ditanggung Jiwasraya kepada nasabahnya mencapai Rp 12,4 triliun.

Menurut aktivis sekaligus mantan anggota DPR dari Fraksi PAN, Hatta Taliwang, kasus ini menambah berat kondisi perekonomian Indonesia. Terutama di tengah kondisi ekonomi global yang kian sulit.


"Kalau saya lihat kan ini dalam situasi sedang berat secara finansial. Memang ini menambah berat," ujarnya saat ditemui di Hotel Gren Alia, Jalan Raya Cikini, Selasa (7/1).

Bahkan, Hatta menyebut kasus Jiwasraya bisa menjadi momok bagi Indonesia. Karena, ada 474 warga Korea Selatan yang menginvestasikan uangnya sebanyak Rp 572 miliar.

"Yang paling akan memalukan kalau investasi orang Korea itu tidak dikembalikan. Ada yang menangis kan? Itu dampaknya internasional luar biasa," sebut Hatta.

Karena itu, Hatta menyimpulkan bahwa pemerintah akan sakit kepala akut untuk menyelesaikan persoalan ini.

"Ini kan dilema. Kalau dilanjutkan hidup Jiwasraya ini, besar juga biaya yang harus ditanggung negara. Kedua, kalau diputuskan, dihentikan juga berat," ucap Hatta.

"Itu (kasus Jiwasraya) bikin pemerintah sakit kepala. Jadi ini rezim sedang sakit kepala serius, ditambah situasi ekonomi yang tren memburuk," tutup Hatta.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya