Berita

Pasukan Irak di Baghdad/Net

Dunia

Dua Roket Nyaris Hantam Kedutaan Besar AS Di Baghdad

SENIN, 06 JANUARI 2020 | 06:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua roket menghantam lokasi dekat Kedutaan Besar Amerika Serikat di ibukota Irak, Baghdad akhir pekan kemarin (Minggu, 5/1).

Serangan roket terjadi hanya selang beberapa jam setelah dutabesar Amerika Serikat untuk Irak dipanggil atas serangan yang dilancarkan Amerika Serikat yang menewaskan para komandan penting Irak dan Iran.

Dikabarkan AFP, serangan terbaru adalah malam kedua berturut-turut dimana serangan terjadi di Zona Hijau, wilayah di mana Kedutaan Besar Amerika Serikat berada.


Untuk diketahui bahwa hubungan antara Iran, Irak dan Amerika Serikat memasuki fase ketegangan baru setelah negeri Paman Sam melancarkan serangan ke bandara internasional Baghdad pada Jumat (3/1) kemarin dan menewaskan Mayor Jenderal Iran Qasem Soleimani dan tokoh militer Irak Abu Mahdi al-Muhandis.

Serangan itu memperburuk hubungan yang sudah buruk, terutama antara Iran dan Amerika Serikat.

Sementara itu di Irak, parlemen meminta pemerintah untuk mengusir pasukan Amerika Serikat dan pasukan asing lainnya dari negara itu.

Saat ini diketahui ada sekitar 5.200 tentara Amerika Serikat yang ditempatkan di pangkalan-pangkalan Irak untuk mendukung pasukan lokal mencegah kebangkitan kelompok jihad ISIS.

Mereka dikerahkan sebagai bagian dari koalisi internasional yang lebih luas, diundang oleh pemerintah Irak pada 2014 untuk membantu memerangi ISIS.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya