Berita

Ekonom senior Dr. Rizal Ramli/RMOL

Politik

Apresiasi Ketum PBNU, Rizal Ramli: Ekonomi Neoliberal Tidak Mungkin Makmurkan Rakyat Dan Santri

MINGGU, 05 JANUARI 2020 | 03:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ekonom senior Dr. Rizal Ramli mengapresiasi Ketua Umum PBNU Prof. Said Aqil Siradj yang telah mengingatkan elit agar tidak lupa dengan rakyat seteleh gelaran pemilihan.

"Nah ini baru benar dan common sense," ujar murid ideologis Gus Dur ini lewat akun @RamliRizal, Minggu (5/1).

Said Aqil sebelumnya mengatakan, pemerintah tidak boleh melupakan dan meninggalkan rakyat setelah ajang pemilihan seperti pilpres dan pilkada.


Jelas Said Aqil, NU akan terus bergerak sebagai advokasi rakyat kecil, bukan sebagai oposisi pemerintah.

Namun oleh Rizal Ramli, ideologi ekonomi neoliberal yang dianut dan dijalankan pemerintah saat ini tidak akan membawa kemakmuran.

"Kebijakan ekonomi neo-liberal tidak mungkin akan untungkan rakyat dan santri," tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya