Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto/Net

Politik

Pak Prabowo, Tak Masalah Diplomasi Dengan China, Asal Kedaulatan Bangsa Tidak Diinjak-injak

SABTU, 04 JANUARI 2020 | 03:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah perlu berhati-hati menyampaikan respons terkait klaim pemerintah komunis China terhadap Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Laut Natuna Utara.

Salah satu yang disoroti adalah pernyataan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto yang berujung polemik lantaran menyebut negara tirai bambu tersebut sebagai negara sahabat.

Melihat sikap Ketua Umum Gerindra ini, pengamat politik Maksimus Ramses Lalongkoe menilai ada langkah kehati-hatian yang dilakukan pemerintah, khususnya Kemenhan.


"Tentu ada tahapan dalam proses penyelesaian masalah internasional, apalagi terkait batas negara atau terotori," kata Ramses kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (3/1).

Dalam konteks klaim China, ia melihat ada upaya diplomasi yang tengah diupayakan pemerintah Indonesia. Hal itu menjadi wajar lantaran tak sedikit hubungan perdagangan internasional Indonesia berkaitan dengan China.

"Memang pemerintah berusaha melakukan langkah-langkah diplomasi, apalagi kalau ada hubungan perdagangan kedua negara sehingga perlu kehati-hatian," sambungnya.

Namun demikian, adanya kerja sama ekonomi bukan berarti tunduk pada kolega. Hal inilah yang perlu menjadi catatan pemerintah dalam menyikapi tingkah pemerintah komunis China.

"Pihak Indonesia harus tetap menunjukkan diri sebagai bangsa yang besar, yang tak mau diinjak-injak bangsa lain. Sikap ketegasan juga penting selain upaya diplomasi," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya