Berita

Anggota Komisi IX DPR, Kurniasih Mufidayati/Istimewa

Politik

Komisi IX DPR Kecewa Iuran BPJS Tetap Naik Di Tengah Bencana Banjir

SABTU, 04 JANUARI 2020 | 01:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Awal tahun 2020 menjadi derita bagi masyarakat di Tanah Air. Mulai dari bencan banjir di beberapa wilayah hingga sisi ekonomi yang mengalami kenaikan dari berbagai sektor.

Salah satunya soal jaminan kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Meski sudah ditolak oleh DPR RI, namun pemerintah tetap menaikkan iuran sesuai dengan Perpres 75/2019.

“Kenaikan iuran BPJS yang mulai diberlakukan ini sangat mengecewakan karena pemerintah mengabaikan keputusan yang sudah dibuat bersama dengan DPR," tutur anggota Komisi IX DPR, Kurniasih Mufidayati dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (3/1).


Ia menjabarkan, Komisi IX DPR telah melakukan rapat maraton bersama dengan pemerintah yang terdiri dari Kementerian Kesehatan, DJSN, dan BPJS Kesehatan sebanyak dua kali, yaitu pada 7 November 2019 dan 12 Desember 2019 untuk mencari solusi agar kenaikan tak dilakuka setidaknya bagi peserta kelas III dari PBPU dan BP lantaran bisa memberatkan masyarakat.

Sejak rapat gabungan tanggal (2/9) itu, jelasnya, Komisi IX tegas menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan, terutama untuk peserta kelas III PBPU dan BP. Bahkan dalam rapat tanggal (12/12) sudah ada kesepakatan untuk mengambil alternatif kedua, bahwa manajemen BPJS akan memanfaatkan profit atas klaim rasio peserta PBI yang diproyeksikan tahun mendatang.

Profit inilah yang akan digunakan untuk membayar selisih kenaikan iuran peserta PBPU dan BP kelas III. Dengan kata lain, dalam kesepakatan ini  tidak ada kenaikan iuran yang akan dibebankan kepada peserta PBPU dan BP kelas III. Namun kenyataannya, kenaikan diberlakukan dan dibebankan pada semua peserta BPJS mulai 2020 ini.

"Keputusan ini berarti pemerintah mengingkari kesepakatan, bahkan yang diusulkan sendiri oleh Menteri Kesehatan dan disetujui BPJS Kesehatan saat rapat tanggal 12 Desember lalu," ujarnya.

Kurniasih mengaku merasa kecewa dengan keputusan pemerintah yang tetap menetapkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang dibebankan kepada semua peserta. Ini merupakan kedua kalinya pemerintah mengingkari hasil rapat dengan DPR tentang kenaikan iuran BPJS.

"Tentu saja ini sangat memprihatinkan karena pemerintah tidak punya komitmen yang kuat untuk mengurangi beban masyarakat, terutama peserta kelas III PBPU dan BP ini dengan tetap menaikan iuran BPJS-nya dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya