Berita

Ayatollah Khamenei dan Qassem Soleimani/Press TV

Dunia

Ayatollah Khamenei Pastikan Akan Ada Pembalasan Atas Pembunuhan Jenderal Soleimani

JUMAT, 03 JANUARI 2020 | 13:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Iran tidak akan segan untuk balas dendam atas langkah Amerika Serikat yang melancarkan serangan udara ke Baghdad Irak dan membunuh Komandan Pasukan Quds Iran, Mayor Jenderal Qassem Soleimani.

Hal itu ditegaskan oleh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Sayyid Ali Khamenei pada Jumat (3/1) melalui sebuah pernyataan.

"Martir Soleimani adalah tokoh internasional Perlawanan, dan semua pengikut perlawanan sekarang adalah pembalasnya," kata Khamenei.


"Semua teman dan musuh harus tahu bahwa jalan jihad perlawanan akan berlanjut dengan motivasi ganda, dan kemenangan yang pasti menanti mereka yang bertarung di jalur yang menguntungkan ini," sambungnya.

"Kehancuran jenderal kita yang tidak mementingkan diri sendiri dan tersayang itu pahit, tetapi perjuangan berkelanjutan dan pencapaian kemenangan akhir akan membuat hidup lebih pahit bagi para pembunuh dan penjahat," tegas Khamenei seperti dimuat Press TV.

Dalam pernyataan yang sama, dia juga menyampaikan belasungkawa kepada warga Iran bangsa Iran dan keluarga Soleimani. Khamenei juga menyatakan tiga hari berkabung nasional atas kematiannya.

Diketahui bahwa Amerika Serikat melakukan serangan udara di bandara internasional Baghdad pada Jumat pagi (3/1) waktu setempat.

Serangan tersebut menewaskan kepala pasukan elit Iran al-Quds Jenderal Qassim Soleimani dan wakil komandan milisi Irak yang dikenal sebagai Pasukan Mobilisasi Rakyat, Abu Mahdi al-Muhandis.

Pentagon mengkonfirmasi serangan tersebut.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya