Berita

kepala pasukan elit Iran al-Quds Jenderal Qassim Soleimani yang terbunuh dalam serangan udara Amerika Serikat di Baghdad/Net

Dunia

Harga Minyak Dunia Kelojotan Pasca Serangan Udara AS Yang Tewaskan Jenderal Iran

JUMAT, 03 JANUARI 2020 | 13:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Meningkatnya ketegangan antara Iran, Irak dan Amerika Serikat pasca serangan udara di Baghdad di awal tahun ini berdampak drastis pada harga minyak dunia.

Diketahui bahwa serangan udara itu dilakukan oleh Amerika Serikat di bandara internasional Baghdad pada Jumat pagi (3/1) waktu setempat.

Serangan tersebut menewaskan kepala pasukan elit Iran al-Quds Jenderal Qassim Soleimani dan wakil komandan milisi Irak yang dikenal sebagai Pasukan Mobilisasi Rakyat, Abu Mahdi al-Muhandis.


Pentagon mengkonfirmasi serangan tersebut.

Hal itu jelas memperburuk hubungan antara Iran, Irak dan Amerika Serikat yang sudah buruk serta mengganggu harga minyak dunia.

Harga minyak naik 2 dolar AS menjadi 63,18 dolar AS per barel, tidak lama setelah serangan itu dilaporkan terjadi.

"Pasar khawatir bahwa menjelang pemilu di Amerika Serikat, Iran dapat meningkatkan serangan proxy pada kepentingan Amerika Serikat di Irak dan tempat-tempat lain di Timur Tengah, (hal itu) mendorong Trump untuk terlibat perang habis-habisan dengan Iran, mengingatkan (pada) hari-hari perang Teluk," kata analis pasar Asis Ghosh, seperti dimuat Fox News.

Amerika Serikat sendiri diketahui menjatuhkan sanksi-sanksi yang menyasar industri minyak Iran sejak beberapa waktu terakhir. Presiden Iran Hassan Rouhani baru-baru ini juga mengatakan bahwa hal itu telah secara signifikan memangkas ekspor minyak Iran menjadi sekitar 200 miliar dolar AS.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya