Berita

Pengungsi korban banjir Pondok Gede Permai bertahan di Gudang logistik BNPB/RMOl

Nusantara

200 Warga Pondok Gede Permai Masih Bertahan Di Gudang BNPB

JUMAT, 03 JANUARI 2020 | 00:07 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ratusan warga Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Kota Bekasi masih bermalam di Gudang logistik milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat yang berada di dekat pintu masuk perumahan tersebut, Kamis malam (2/1).

Kepala Seksi Pemantauan Evaluasi Sumber Daya Darurat BNPB, Asep Supriatna mengatakan, sebanyak 200 orang masih mengungsi dan bermalam di tempat pengungsian yang berada di dalam Gudang logistik milik BNPB Pusat.

"Yang mengungsi disini untuk malam ini di Gudang Logistik BNPB Jatiasih ini terdata 200 jiwa, 76 KK (Kepala Keluarga) yang ada disini," ucap Asep Supriatna kepada Kantor Berita Politik RMOL saat ditemui di Gudang logistik BNPB, Kamis malam (2/1).


Asep mengakui, tidak semua warga Perumahan Pondok Gede Permai mengungsi di tempat pengungsian lantaran air banjir telah surut dan pada kembali kerumahnya masing-masing.

"Iya karena memang kan air sudah surut jadi warga kembali ke rumah untuk melakukan pembersihan," katanya.

Di Gudang logistik tersebut kata Asep, sudah tersedia berbagai fasilitas untuk warga yang mengungsi. Diantaranya makanan, obat-obatan, matras untuk tidur, selimut dan lainnya.

Selain itu, terdapat sekitar 100 ranjang untuk tidur khusus para lansia, ibu hamil, orang sakit serta balita. Sedangkan untuk warga yang sehat berada di sampingnya dengan tidur beralaskan matras dan selimut.

"Ranjang ini kita sediakan ada 100, ranjang ini kita khususkan bagi kelompok rentan jadi lansia, balita, ibu hamil. Jadi kita khususkan untuk itu, tapi kalau pengungsi yang sehat kita sediakan matras di sana dengan selimut," jelasnya.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, di dalam Gudang logistik milik BNPB tersebut cukup luas untuk dijadikan tempat pengungsian tanpa takut kehujanan. Penerangan pun terbilang mencukupi.

Di tempat ini pula juga dimanfaatkan untuk Posko kesehatan bagi warga yang ingin mendapatkan fasilitas kesehatan maupun untuk berobat.

Terlihat pula banyak kardus yang berisi bantuan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah maupun dari warga yang ditampung ditempat itu.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya