Berita

Said Didu/Net

Politik

Setuju Jokowi, Said Didu Ungkit Amdal Yang Mau Dihapus

KAMIS, 02 JANUARI 2020 | 15:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo menilai banjir yang terjadi merata di Jabodetabek tidak lepas dari ekosistem dan ekologi yang rusak. Selain itu, juga karena perilaku masyarakat yang masih gemar membuang sampah sembarangan.

"Karena ada yang disebabkan oleh kerusakan ekosistem kerusakan ekologi yang ada. Tapi, juga ada yang memang karena kesalahan kita yang membuang sampah di mana-mana, banyak hal," kata Jokowi di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (2/1).

Pernyataan itu langsung mendapat persetujuan dari mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, yang selama ini dikenal kritis pada pemerintah.


“Setuju Pak Presiden,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi.

Namun demikian, Said Didu tetap melancarkan kritik pada Jokowi. Dia mengungkit rencana pemerintah yang hendak menghapus analisis mengenai dampak dan lingkungan (Amdal) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) demi mengejar target investasi.

Menurutnya, rencana itu baiknya diurungkan lantaran akan berdampak pada kerusakan ekosistem dan ekologi, yang oleh Jokowi disebut sebagai penyebab banjir.  

“Itulah pentingnya Amdal dan Izin Mendirikan Bangunan pada setiap pembangunan agar ekosistem tidak rusak. Juga perlunya memelihara hutan lindung agar tidak dikonversi,” pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya