Berita

Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini/Ist

Politik

Catatan Akhir Tahun PKS: Melesetnya Target Ekonomi Hingga Kado Kenaikan Tarif Dari Jokowi

RABU, 01 JANUARI 2020 | 14:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada tiga poin besar yang menjadi sorotan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam catatan akhir tahun 2019.

Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini mengatakan, poin pertama adalah bidang ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Pertumbuhan ekonomi secara umum dinilai melambat dan defisit neraca perdagangan masih terjadi.

Tercatat, pada kuartal III-2019, pertumbuhan ekonomi nasional secara tahunan sebesar 5,02 persen (yoy). Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi lebih banyak ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Sedangkan kinerja ekspor masih belum bisa diandalkan.


"Pemerintahan Jokowi tidak berhasil mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang sudah ditargetkan baik dalam RPJMN 2015-2019 maupun APBN 2019," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (1/1).

Ekonomi nasional, lanjutnya, masih tertolong dengan tumbuhnya sektor informal di tengah-tengah masyarakat. Namun program iuran BPJS yang direncanakan naik 100 persen dan tarif tol mulai Januari 2020 akan menambah beban rakyat dan menjadi kado tahun baru yang pahit bagi masyarakat.

Polarisasi dan segregasi politik di antara masyarakat juga dinilainya masih sangat tajam. Hal ini karena adanya sikap pendikotomian yang terus dipelihara lantaran beda pandangan dan sikap yang secara teknis sering disimplifikasi menjadi sikap toleran dan radikal, apalagi jika pandangan tersebut beda haluan dengan Pemerintah.

"Ke depan kita perlu menjaga stabilitas politik, di antaranya pihak eksekutif jangan banyak mengeluarkan statement atau komentar yang menyulut emosi serta menimbulkan kegaduhan publik" jelas Jazuli.

Catatan penting lainnnya yakni kemunculan mega skandal Jiwasraya dengan gagal membayar polis nasabahnya hingga 12,4 triliun.

"Ini pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan pada tahun 2020," sambungnya.

Bidang penegakan hukum juga tak kalah penting. Menurutnya, bidang ini masih jauh dari rasa keadilan. Salah satu yang ia contohkan adalah peristiwa demonstrasi pasca Pilpres 2019 yang berujung pada penangkapan, penahanan sewenang-sewenang dan jatuhnya korban jiwa.

Bahkan, jelasnya, beberapa ulama dan tokoh agama ada yang dipersekusi dan dikriminalisasi dalam menyampaikan ceramah dan ajaran agama.

"Tahun 2020 adalah awal kita membuka lembaran baru. Perlu keseriusan bersama menghadirkan iklim demokrasi yang sehat, kompetitif, dan membuahkan kesejahteraan rakyat," tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya