Berita

Prabowo Subianto di aksi 212/Net

Politik

Menunggu Gebrakan Prabowo, Siapa Lagi Yang Akan Ditarik Ke Lingkaran Penguasa?

SELASA, 31 DESEMBER 2019 | 23:00 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Setelah menerima mandat presiden sebagai Menteri Pertahanan pada Rabu (23/12) silam, Prabowo Subianto perlahan mulai menggandeng loyalisnya ke dalam pemerintahan.

Beberapa nama yang terkenal vokal kepada penguasa dalam gelaran Pilpres 2019 lalu kini mulai merapatkan barisan.

Sosok pertama yang muncul dan menyita perhatian publik adalan mantan Sekretaris BUMN, Said Didu. Potret dirinya setelah Pilpres 2019 muncul saat mendampingi Prabowo kala meninjau PT Pindad, 6 November lalu.


Namun belakangan, Said Didu mengklarifikasi bahwa kehadirannya dalam kunjungan Prabowo sebagai anggota Komite Kebijakan Industri Pertahanan atau KKIP. Bahkan Said Didu mengaku keberadaannya dalam industri pertahanan jauh sebelum Prabowo jadi Menhan.

"Saya itu bekerja terkait dengan Kemenhan mulai sekitar tahun 2007," jelasnya kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Selain Said Didu, ada nama baru yang belakangan menghiasi pemberitaan. Dua nama baru yakni Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin dan Letjen (Purn) Johannes Suryo Prabowo.

Untuk nama terakhir dikenal sebagai tokoh militer yang sangat vokal di sosial media dan menjadi pendukung Prabowo pada Pilpres 2019.

JS Prabowo ditunjuk Menhan masuk ke Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP). Namun hingga kini, posisi JS Prabowo masih sebatas memberi masukan kepada Prabowo.

Hal itu disampaikan Dahnil Anzar Simanjuntak, mantan Kordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang juga kini menjadi Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi dan Hubungan Antarlembaga.

Pun demikian dengan Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin. Sjafrie dipilih Prabowo karena dianggap memiliki kapasitas dalam bidang pertahanan. Tercatat, purnawirawan yang pernah terlibat operasi di Timor Timor dan Aceh ini juga pernah meduduki posisi Wakil Menteri Pertahanan dan Sekjen Kemhan.

Kini, publik pun menanti langkah atau gebrakan selanjutnya yang akan dilakukan oleh Ketua Umum Partai Gerindra itu terhadap para pendukungnya. Beberapa masih loyal kepadanya meski kini sudah masuk ke lingkaran pemerintahan.

Sebut saja Ahmad Dhani yang baru saja keluar dari penjara. Ia dengan lugas menyebut masih mendukung Prabowo sebagai presiden Indonesia masa depan. Ada lagi Neno Warisman, Lieus Sungkharisma serta beberapa lainnya, termasuk Fadli Zon yang kini mengklaim sebagai jurubicara rakyat tetap dengan kritikannya kepada pemerintah.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya