Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani/Net

Politik

Ini Rentetan Kebijakan Sri Mulyani Yang Bikin Tekor Penerimaan Pajak

SELASA, 31 DESEMBER 2019 | 19:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pendapatan negara di sektor penerimaan pajak masih kurang dari target yang dicanangkan pemerintah, yakni Rp 1.577,6 triliun.

Berdasarkan data yang dihimpun Kantor Berita Politik RMOL, realisasi penerimaan pajak hingga Selasa (31/12) pukul 10.30 WIB tercatat baru mencapai 83,04 persen atau sebesar 1.310,04 triliun.

Melesetnya target ini harus menjadi evaluasi tersendiri bagi Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati selaku pemegang kendali kebijakan ekonomi fiskal di Indonesia.


Ekonom sekaligus Direktur Lembaga Riset Ekonomi CORE Indonesia, Piter Abdullah menilai tekornya pajak tahun ini merupakan wujud kekeliruan kebijakan fiskal Sri Mulyani.

Selain menaikkan target penerimaan pajak 2019 dari taun sebelumnya, Sri juga dianggap mengabaikan gejolak ekonomi global yang terjadi.

"Seharusnya di tengah perlambatan ekonomi global, pemerintah lebih fokus menjaga pertumbuhan ekonomi, bukan kepada pengurangan defisit (utang) dengan jalan menaikkan target penerimaan pajak," ujar Piter saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (31/12).

Ibarat setali tiga uang, Piter menyebutkan kekeliruan kedua Sri Mulyani yang juga membuat tekor penerimaan pajak adalah karena kebijakan insentif pajak.

"Menargetkan kenaikan penerimaan pajak demikian tinggi di tengah perlambatan ekonomi. Kemudian pemerintah banyak memberikan insentif atau kelonggaran pajak, termasuk kemudahan pengajuan restitusi PPN. Ini bukan salah, hanya tidak tepat saja," tandasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya