Berita

Ketua Departemen Lobby dan Humas KSBSI, Andy William Sinaga/Net

Nusantara

2020, Angka PHK Diprediksi Semakin Meningkat

SELASA, 31 DESEMBER 2019 | 14:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) memprediksi ada tiga masalah utama bidang ketenagakerjaan yang implikasinya akan menimbulkan instabilitas pada sosial, ekonomi bahkan kalau tidak diantisipasi oleh pemerintah dapat menimbulkan gejolak keamanan.

KSBSI mencatat tiga permasalahan utama tersebut adalah Omnibus Law atau "Undang-Undang Sapu Jagat", dimana kalangan serikat buruh atau serikat pekerja khususnya KSBSI menolak Omnibus Law atau RUU Cipta Lapangan Kerja.

"Omnibus ini diprediksi akan mereduksi hak-hak buruh dalam mendapatkan pekerjaan layak dan pengupahan yang layak," kata Ketua Departemen Lobby dan Humas KSBSI, Andy William Sinaga, Selasa (31/12).


Masalah ketenagakerjaan yang termasuk dalam cluster Omnibus Law tersebut ditengarai akan memudahkan penerapan outsourcing, pemutusan hubungan kerja (PHK), PKWT, pesangon dan jaminan sosial.

"Selain itu prosedur akan masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) akan lebih dipermudah. Hal tersebut akan mengancam eksistensi dan kredibilitas para pekerja lokal," ujar Andy.

Permasalahan kedua adalah naiknya iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Kenaikan tersebut akan menimbulkan perpindahan kelas pelayanan BPJS ke kelas tiga, dikarenakan para pekerja formal, khususnya pekerja informal tidak sanggup membayar tingginya kenaikan iuran BPJS.

"Kami memprediksi fenomena "gagal bayar" BPJS akan semakin meningkat di kalangan pekerja formal dan informal," ucapnya.

Permasalahan ketiga, lanjut Andy, sebagai dampak digitalisasi, fenomena PHK diprediksi akan semakin meningkat. Tahun 2019 ini saja diprediksi lebih kurang 500 ribu tenaga kerja telah kehilangan pekerjaannya.

"Tahun 2020 diprediksi akan meningkat, apabila pemerintah tidak punya top skenario mengantisipasi gelombang PHK tersebut," imbuhnya.

Apabila tidak diantisipasi sedini mungkin permasalah krusial seperti Omnibus Law, kalangan buruh akan melakukan demonstrasi buruh secara massif di awal tahun 2020 ini, apabila pemerintah ngotot menyampaikan RUU Cipta Lapangan Kerja ini ke DPR, tanpa melibatkan proses komunikasi dengan kalangan buruh, minimal dibahas secara serius dalam Forum Tripartit Nasional.

"Sangat disayangkan juga serikat pekerja atau serikat buruh tidak masuk dalam Satgas Omnibus Law bentukan Menko Perekonomian," terang Andy.

"Kami harapkan Presiden Joko Widodo agar serius memperhatikan hal ini, dan mengingatkan janji Jokowi ketika kampanye akan melindungi dan memperhatikan nasib kaum pekerja atau buruh Indonesia," tutupnya menambahkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya