Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

HNW: Kejaksaan Jangan Egois Tangani Jiwasraya Sendirian

SELASA, 31 DESEMBER 2019 | 11:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil pimpinan MPR Hidayat Nur Wahid menyampaikan bahwa Fraksi PKS setuju dengan dibentuknya panitia khusus (Pansus) Jiwasraya oleh DPR.

Dia menilai kerugian atas kasus Jiwasraya sangat besar hingga mencapai Rp.13,7 triliun yang merupakan uang dari lima juta nasabah JS Saving Plan baik dari dalam maupun luar negeri.

"Itu sangat memprihatikan dan harus dibongkar tuntas. Kalau hanya melalui pendekatan hukum itu sisi-sisi yang lebih dalamnya tidak bisa diangkat karena mungkin kan hanya formalitas siapa salah, tapi mengapa bersalah tidak akan diungkap di sana," kata HNW di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (30/12).


Agar tidak terulang kembali, lanjut HNW, perlu pendekatan yang sangat serius. Dia merinci dalam mengungkap kasus ini harus melakukan dua pendekatan sekaligus, pendekatan hukum dan pendekatan politik melalui dibentuknya Pansus oleh DPR.

"Dan sebaiknya juga, betul bahwa Kejaksaan Agung sudah memulai, kami apresiasi, tapi sebaiknya Kejaksaan Agung juga jangan menampik kerja sama yang kuat dengan KPK dan kepolisian, supaya masalah ini bisa didekati secara maksimal oleh seluruh pihak sehingga bisa terbongkar tuntas," ujarnya.

Mengenai wacana Jaksa Agung ST Burhanuddin yang akan menangani sendiri kasus Jiwasraya. Menurutnya, Kejaksaan Agung tidak perlu egois ingin sendiri menangani kasus mega korupsi tersebut.

"Enggak perlu lah egosentris daripada Kejaksaan Agung yang mengatakan akan menangani sendiri dan tidak akan menyertakan yang lain," tuturnya.

"Ini masalah yang sangat besar dan kita ingin memulihkan kepercayaan dunia terhadap asuransi di Indonesia melalui kerja yang serius. Kejaksaan Agung silakan membuka diri untuk menerima kerja sama dengan KPK dan kepolisian," tandas HNW menambahkan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya