Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy saat menyambut tahanan di bandara Kiev/Reuters

Dunia

Ukraina Menggelar Pertukaran Tahanan Besar-Besaran Dengan Separatis Pro-Rusia

SENIN, 30 DESEMBER 2019 | 08:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ukraina menggelar pertukaran tahanan besar-besaran antara pasukan pemerintah dengan separatis pro-Rusia di wilayah timur negara tersebut akhir pekan kemarin (Minggu, 29/12).

Pemerintah Ukraina mengatakan, sebanyak 76 tahanan pro-pemerintah telah diserahkan kembali pada mereka. Sementara pihak separatis mengatakan, mereka telah mengambil 120 tahanan mereka selama pertukaran di pos pemeriksaan dekat kota industri Horlivka.

"Hal utama adalah bahwa orang-orang di rumah sebelum Tahun Baru. Saya senang, saya pikir mereka juga," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy saat menyapa para tahanan yang kembali di bandara Kiev, seperti dikabarkan Reuters.


Dalam kesempatan itu, dia berterima kasih kepada sesama pemimpin kelompok yang disebut dengan "Normandia Empat". Kelompok itu terdiri dari Rusia, Ukraina, Perancis, dan Jerman yang telah membantu memediasi pertukaran selama pembicaraan di Paris awal bulan ini.

Meski begitu, Zelenskiy mengatakan bahwa beberapa warga Ukraina masih ada yang ditahan, baik di Rusia maupun Donbass. Mereka kemungkinan akan bertukar sesegera mungkin.

Diketahui bahwa konflik yang berlangsung selama lima tahun terakhir di wilayah timur Ukraina telah merenggut setidaknya 13 ribu korban jiwa.

Upaya terbaru Normadia Empat berupaya untuk mebangun kembali kepercayaan demi menjajaki perdamaian di wilayah tersebut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya