Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

AS Bantu Gagalkan Rencana Serangan Tahun Baru Di St. Petersburg, Putin Berterimakasih Pada Trump

SENIN, 30 DESEMBER 2019 | 07:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Rusia mengklaim berhasil menggagalkan serangan terorisme yang dilaporkan akan direncanakan di St. Petersburg. Hal itu terjadi berkat bantuan informasi dari Amerika Serikat.
Kabar yang dirilis kantor berita Rusia mengutip Layanan Keamanan Federal (FSB) menyebut bahwa berkat informasi tersebut, sebanyak dua orang Rusia ditahan pada akhir pekan kemarin (Sabtu, 27/12) karena dicurigai merencanakan serangan selama perayaan Tahun Baru di St. Petersburg.

Tidak lama setelah itu, Kremlin mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebut bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui panggilan telepon hari Minggu (29/12).

Dikabarkan Reuters, dalam pernyataan yang sama, disebutkan bahwa Putin dan Trump setuju untuk melanjutkan kerja sama bilateral untuk mengatasi terorisme.

Dikabarkan Reuters, dalam pernyataan yang sama, disebutkan bahwa Putin dan Trump setuju untuk melanjutkan kerja sama bilateral untuk mengatasi terorisme.

Namun tidak dijelaskan lebih lanjut soal rencana serangan itu serta apa saja yang dibahas oleh kedua pemimpin negara tersebut dalam percakapan telepon mereka.

Diketahui bahwa hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Rusia kerap diwarnai oleh perselisihan dalam sejumlah isu internasional, termasuk soal Ukraina dan Suriah.

Namun di tengah kondisi tersebut, Trump dan Putin sama-sama berhasil menjaga agar jalur komunikasi pribadi tetap terbuka.

Dua tahun lalu, Putin juga pernah menelepon Trump untuk mengucapkan terima kasih atas informasi yang menurut Rusia membantu mencegah serangan bom di sebuah katedral di St Petersburg.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya