Berita

Geert Wilders/Net

Dunia

Politisi Anti-Islam Belanda Ini Gelar Kontes Singkat Karikatur Nabi Muhammad

SENIN, 30 DESEMBER 2019 | 06:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Politisi sayap kanan Belanda Geert Wilders menggelar kontes karikatur Nabi Muhammad hanya selama beberapa jam akhir pekan kemarin.

Kontes semacam itu telah direncakan oleh Wilder lebih dari setahun lalu. Namun dia membatakannya karena khawatir akan keamanannya.

Kontes itu sendiri hanya berlangsung selama beberapa jam. Dia menutup kontes karikatur Nabi Muhammad pada Minggu (29/12) dan segera mengumumkan karikatur yang dia sebut sebagai pemenang kontes melalui akun Twitternya.


"Misi selesai. Akhir dari kontes," tulis Wilders, seperti dimuat Reuters.

Karikatur itu menggambarkan seorang pria berjanggut dengan alis berkerut mengenakan sorban hitam dan kemeja hitam.

Diketahui bahwa pada Agustus tahun lalu, Wilders pernah membatalkan kontes serupa setelah polisi Belanda menangkap seorang pria berusia 26 tahun yang mengancam akan membunuhnya karena sikap anti-Islamnya.

Rencana Wilders sebelumnya untuk mengadakan kontes kartun Muhammad juga sempat memicu demonstrasi besar-besaran di beberapa negara mayoritas Muslim, termasuk Pakistan.

"Kebebasan berbicara harus menang atas kekerasan dan fatwa Islam," kata Wilders, yang mengepalai partai oposisi terbesar di parlemen Belanda itu.

Dalam Islam sendiri penggambaran Nabi Muhammad dilarang karena dikhawatirkan akan seperti penyembahan terhadap berhala. Banyak umat Muslim di dunia yang menganggap karikatur Nabi Muhammad sebagai hal yang sangat ofensif.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Jaminan Kesehatan 11 Juta Orang Dicabut Bikin Ketar-ketir

Senin, 09 Februari 2026 | 01:29

MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Senin, 09 Februari 2026 | 01:11

Baznas-Angkasa Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Senin, 09 Februari 2026 | 01:01

Kata Pengantar Buku, YIM: Keadilan yang Memulihkan Hak

Senin, 09 Februari 2026 | 00:35

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat soal Prabowo-Gibran Dua Periode

Senin, 09 Februari 2026 | 00:32

Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Senin, 09 Februari 2026 | 00:09

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:27

Prestasi Timnas Futsal Jadi Kebanggaan Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:22

Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis di YFS 2026 Jenewa

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:05

Selengkapnya