Berita

Hendri Satrio/Net

Politik

Hensat: Pidato Kiai Said Singgung Sri Mulyani Patut Didalami, Apakah Ada Jual Beli Suara?

MINGGU, 29 DESEMBER 2019 | 20:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) nampaknya sedang berselisih paham.

Hal itu bermula saat Ketua PBNU Said Aqil Siroj menyentil janji Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait gelontoran dana Rp 1,5 triliun untuk kredit murah.

"Sampai hari ini satu sepeser pun belum terlaksana. Ini biar tahu semua seperti apa pemerintah kita ini. Biar tahu semua,” ucap Kiai Said melalui Video berdurasi 32 menit 2 detik saat berbicara dalam wisuda mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) di Parung, Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/12).


Selain itu, dalam video itu Kiai Said juga berbicara soal ketimpangan ekonomi yang terjadi saat ini. Dia membeberkan sejumlah ‘borok’ dari pemerintahan saat ini.

Di menit 17.45 video,  Said Aqil mengatakan, "Ketika Pilpres suara kita dimanfaatkan. Tapi ketika selesai, kita ditinggal."

Terkait hal ini pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio memberikan komentarnya melalui Twitter pribadinya.

"Ini kalau benar enggak bagus buat 2 pihak, NU maupun Pemerintah Hasil Pemilu 2019," ujarnya pada Minggu (29/12).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Hensat ini, saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL menjelaskan, isi pidato Kiai Said patut untuk di dalami.

"Itu mesti diklarifikasi negara terutama Menkeu atau bila ada maksud lain ya Kyai Said bisa menjelaskan ke publik. Jangan kemudian publik menduga berbeda. Termasuk bila muncul pertanyaan apakah ini termasuk jual beli suara?," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya