Berita

Ketua Umum DPP PKS, Sohibul Iman/RMOL

Politik

PKS Apresiasi Kapolri Berhasil Ungkap Penyiram Air Keras Ke Novel Baswedan

MINGGU, 29 DESEMBER 2019 | 19:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Publik berpendapat ada keterlibatan tokoh penting di balik penyiraman air keras ke wajah penyidik senior KPK Novel Baswedan. Meski aparat keamanan telah berhasil menangkap pelaku penyiraman yang merupakan anggota Polri aktif.

Menanggapi hal tersebut Presiden PKS Sohibul Iman berpendapat siapapun orang yang ada di balik tindakan penyiraman air keras Novel Baswedan harus diproses secara hukum tanpa adanya pandang bulu.

“Ya saya kira diproses hukum saja lah. Jangan ada dugaan,” ucap Sohibul usai acara maulid nabi di kantor DPP PKS, MD Building, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (28/12).


Pihaknya meminta agar Kapolri Jenderal Idham Aziz untuk memproses kasus penyiraman Novel Baswedan dengan baik dan terbuka agar masyarakat mendapatkan kepuasan dari hasil investigasi tim penyidik.

“Artinya mendapat haknya untuk  melihat kasus ini tuntas,” tambahnya.

Pihaknya juga mengapresiasi Jenderal Idham yang telah berhasil menangkap pelaku dalam waktu relatif singkat semenjak dilantik sebagai Kapolri dan meminta mengusut tuntas hingga ke akar permasalahan.

“Kami apresiasi Pak Idham di mana dua tahun lebih Pak Tito tidak bisa menangkap pelaku sekarang beliau bisa. Kalau sudah ada pelaku yang ditangkap ditelusuri sampai ke akarnya. Nanti apresiasi kepada Pak Idham jauh lebih besar kalau sampe akarnya,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya