Berita

Andi Arief/Net

Politik

Andai Rampokan Jiwasraya Untuk Ekonomi Rakyat ...

MINGGU, 29 DESEMBER 2019 | 06:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jaksa Agung ST Burhanuddin telah menyebut bahwa kerugian negara yang diakibatkan kasus PT Asuransi Jiwasraya mencapai Rp 13,7 triliun. Namun demikian, banyak publik memperkirakan jumlahnya bisa mencapai Rp 50 triliun lebih.

Hal senada diperkirakan politisi Partai Demokrat Andi Arief. Menurutnya, jumlah kerugian negara akibat aktivitas peruhasaan asuransi plat merah seperti Jiwasraya dan Bumiputera bisa mencapai Rp 50 triliun.

Dia pun lantas beandai-andai. Jika saja uang sebanyak itu digelontorkan untuk ekonomi kerakyatan, maka sebagian besar masyarakat Indonesia bisa sejahtera.  


“Andai uang aquaponik hidroponik, maka bisa dibangun di hampir semua dataran tinggi Jawa dan Sumatera. Kita bisa produksi masal,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Sabtu (28/12).

Intinya, uang bisa dilakukan untuk menerapkan prinsip keadilan sosial yang bertumpu pada produksi massal masyarakat.

“Dan bisa mengadilkan kepemilikannya,” tutupnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya