Berita

Kapolri Jenderal Idham Azis/RMOL

Presisi

Selain Bongkar Korupsi Senilai Rp 1,8 Triliun, Polri Juga Terima Predikat WBK-WBB

SABTU, 28 DESEMBER 2019 | 21:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polri merilis hasil kinerja terhadap tindak pidana korupsi (tipikor) selama tahun 2019. Selama setahun ini, Korps Bhayangkara sudah mengungkap kasus tindak pidana korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 1,8 triliun lebih.

Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan, dari kasus yang diungkap itu, Polri telah menyelamatkan uang negara sebesar Rp 454 miliar.

"Pada 2019 jumlah pengungkapan tindak pidana korupsi meningkat sebanyak 32 kasus," ujar Idham dalam rilis akhir tahun di Gedung PTIK, Jakarta, Sabtu (28/12).


Idham juga membeberkan jumlah penyelesaian perkara korupsi dan kejahatan kekayaan negara. Pada tahun 2019, total sudah sebanyak 768 kasus terselesaikan.

Selain itu, Polri melalui sejumlah Polda dan Polres juga mendapat predikat wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) yang diberikan oleh Kemenpan.

Pada 2019 ini, ada Polres Mojokerto, Polres Lamongan, Polres Malang, Polres Solok Kota, dan Polres Metro Bekasi Kota yang diberikan WBK.

“Lalu ada 33 satuan kerja dari 14 polda yang menerima penghargaan WBK,” tambah Idham.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menambahkan, Polri juga sudah membentuk Satgas Saber pungli sejak 28 Oktober 2016. Hingga 19 Oktober 2019, Satgas itu sudah melakukan 25.123 kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) dan menangani 38.064 tersangka dengan jumlah barang bukti Rp 323.722.615.521.

Kemudian, sepanjang 2019 telah dilakukan 16.704 OTT dengan 23.254 tersangka. Jumlah penindakan itu meningkat 134 persen dibandingkan 2018.

“Untuk OTT terbanyak dilakukan Satgas Jabar selama 2019, total ada 4.101 OTT,” sambung Idham.

Terakhir, Idham tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Jenderal (purn) Tito Karnavian yang telah memimpin Polri dengan baik. “Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pak Tito Karnavian yang sudah memimpin Polri dan memberikan capaian yang baik membanggakan bagi kami semua,” tandas Idham.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya