Berita

Presiden FSPMI Said Iqbal(tengah)/RMOL

Politik

Berang Upah Buruh Dituduh Bikin Seret Investasi, FSPMI: Jangan Jadi Dracula!

SABTU, 28 DESEMBER 2019 | 17:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia membuat geram Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Hal itu lantaran kenaikan upah buruh dituding jadi penghambat investasi di Indonesia.

Menurut Presiden FSPMI Said Iqbal, tuduhan itu menunjukkan sikap serakah dari pengusaha yang ia ibaratkan seperti dracula haus darah.

"Jangan seperti dracula mengisap darah, enggak peduli yang diisap darahnya mati, yang penting dia kenyang," ujar Iqbal dalam jumpa pers di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Sabtu (28/12).


Pernyataan Bahlil tentang upah buruh itu, dikatakan Iqbal terkesan memanfaatkan visi Presiden Jokowi yang sedang berupaya menggenjot investasi lewat penyusunan peraturan perundang-undangan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.

Salah satunya hasrat Bahlil yang ingin melegalkan kemauan pengusaha untuk mengubah skema upah buruh yang biasanya dibayarkan per bulan, menjadi per hari.

"Pesan ini penting! Sebab jika pesan ini enggak sampai ke pengusaha, dia merasa berkuasa atas segala sesuatunya. Dengan dalih karena Presiden mengutamakan investasi daripada konsumsi, maka sifat pengusaha ini menjadi dracula, ngisep," sebut Iqbal.

"Dari 11 kluster di Omnibus Law, kluster yang paling terakhir dibahas itu ketenagakerjaan. Kenapa? Karena ini akan memeberikan dampak perlawanan keras," tambah Iqbal.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya