Berita

Sketsa pelaku penyiraman Novel Baswedan/Net

Presisi

Kasus Novel, Sketsa Bisa Saja Berbeda Dengan Pelaku Asli

SABTU, 28 DESEMBER 2019 | 13:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tito Karnavian saat menjabat Kapolri pernah merilis sketsa wajah terduga pelaku penyiram air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Sketsa wajah itu disebut-sebut 90 persen adalah pelaku penganiayaan terhadap Novel.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan, pelaku yang sudah ditangkap bisa saja berbeda dengan sketsa yang disebarkan sebelumnya.


"Sketsa itu dari mana sih? Dari saksi. Kalau saksi satu orang itu melihat sekali saja, ya seperti itu gambarannya," kata Argo di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12).

Dia mengatakan saksi di lapangan bisa saja kurang akurat saat diminta menggambarkan ciri-ciri pelaku. Pasalnya saksi hanya sekali melihat saat kejadian berlangsung.

Oleh karena itu, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini meminta masyarakat bersabar dan menunggu perkembangan selanjutnya.

"Nanti kita lihat seperti apa. Mangkanya banyak orang berpresepsi, mangkanya harus dengan fakta. Kita tunggu fakta," demikian Argo.

Bareskrim Polri menetapkan dua tersangka pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Dua tersangka berinisial RM dan RB adalah anggota Polri aktif.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya