Berita

Novel Baswedan/Net

Presisi

Ditangkap Atau Serahkan Diri Hal Teknis, Yang Penting Polisi Tidak Salah Tangkap Penyiram Novel

SABTU, 28 DESEMBER 2019 | 12:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Berkembang isu dua tersangka pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan bukan ditangkap melainkan menyerahkan diri.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, persoalan ditangkap atau tidak dua pelaku Polri aktif itu merupakan hal yang bersifat teknis.

"Yang paling penting yang kita yakinkan bahwa kita tidak salah tangkap dan itu adalah pelaku sesungguhnya," tegas Sigit usai mendampingi Kapolri Jenderal Idham Azis rilis akhir tahun, di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12).


Mantan Kadiv Propam Polri itu menegaskan, terungkapnya kedua pelaku penyiram Novel ini baru permulaan. Pengungkapannya hingga tuntas masih membutuhkan proses yang panjang yang nantinya akan dibuka seluruhnya di dalam sidang.

"Jadi silahkan ditunggu ini baru permulaan dan kita baru mulai bekerja, semuanya akan dibuka saat disidang," tekan Sigit.

Sigit menambahkan, terkait motif kedua pelaku menyiram air keras kepada Novel, saat ini masih didalami.

Polri, tekan Sigit, akan transparan dalam melakukan penyidikan dengan mengacu kepada fakta-fakta serta keterangan yang didapat.

"Kita bekerja dengan bukti bukan opini atau persepsi," demikian Sigit.

Dua anggota Polri aktif berinisial RM dan RB ditangkap Bareskrim bekerjasama dengan Korps Brimob, di Cimanggis, Depok, Kamis malam (26/12).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya