Berita

Jansen Sitindaon/Net

Politik

Demokrat: Biar Diuji, DPR Panggil Semua Menteri BUMN Sejak Megawati Sampai Jokowi

SABTU, 28 DESEMBER 2019 | 07:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Demokrat menyayangkan sikap pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN yang terkesan menyalahkan pemerintahan sebelumnya terkait dugaan kasus gagal bayar dan dugaan megakorupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Untuk membongkarnya, Demokrat mengusulkan agar DPR membentuk panitia khusus (Pansus), lalu panggil semua mantan Menteri BUMN.

"Bukannya memikirkan solusi malah terus sibuk nyalahkan masa lalu. Biar sekalian terang benderang, via pansus DPR," tulis Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon di Twitter, Jumat (27/12).


Pansus, kata Jansen, silakan memanggil semua Menteri BUMN sejak masa kepemimpinan Presiden Megawati Soakarnoputri hingga rezim sekarang.

"Biar diuji, di masa siapa Jiwasraya ini hancur, beli saham ugal-ugalan "bobrok" tak bertanggungjawab," ucapnya.

Lalu dia menerangkan, di era Megawati ada Laksamana Sukardi. SBY ada Sugiharto, Sofyan Djalil, Mustafa Abubakar, dan Dahlan Iskan. Sementara masa Joko Widodo ada Rini Soemarno.

"Pak @djalil_sofyan malah sampai sekarang masih jadi menteri Pak Jokowi. Jadi soal @Jiwasraya ini tidak kurang sebenarnya tempat bertanya," ujar Jansen menyindir.

Ditambahkannya, karena ini juga terkait Menteri Keuangan, pemerintah saat ini bisa menanyakan langsung kepada Sri Mulyani dan Bambang Brodjonegoro yang saat ini masih aktif di dalam kabinet.

"Narasumber 'primernya' kan ada itu bersama kalian di kabinet. Sri Mulyani dan Bambang Brodjo yang di masa SBY jadi Menkeu dan Wamenkeu. Kalian kan tiap hari jumpa, tanyakan aja ke mereka itu soal @Jiwasraya ketimbang terus menyalahkan kebelakang!" tutup Jansen.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya