Berita

Ketua PBNU Robikin Emhas/Net

Hukum

NU: Penangkapan Penyiram Air Keras Novel Gugurkan Spekulasi Negatif Ke Polri

SABTU, 28 DESEMBER 2019 | 00:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keberhasilan Polri yang telah menangkap dua aktor lapangan penyiraman air keras Novel Baswedan diapresiasi Pengurus Besar Nahdathul Ulama (PBNU).

Bahkan, Ketua PBNU Bidang Hukum dan Perundang-Undangan Robikin Emhas mengatakan, keberhasilan Polri ini telah menggugurkan spekulasi negatif banyak pihak atas penuntasan kasus yang  menimpa penyidik senior Komisi Pemberanasan Korupsi (KPK) ini.

"Tindakan Polri menangkap pelaku penyiraman air keras kepada Novel Bawesdan menggugurkan spekulasi yang pernah berkembang. Seakan Polri tidak profesional dan tak mampu mengungkap suatu perkara," ujar Robikin saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (27/12).


Selain itu, Robikin juga menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk mengapresiasi kerja Polri tersebut.

Lebih lanjut, Staf Khusus Wakil Presiden Ma'ruf Amien ini meminta Polri bekerja profesional. Sementara, masyarakat luas diminta Robikin untuk mempercayakan sepenuhnya proses penuntasan kasus Novel kepada Kepolisian.

"Baik tentang motif dan lain sebagainya, kita percayakan kepada penyidik untuk mengungkapnya. Masyarakat jangan mengintervensi. Biarkan Polri bekerja sesuai kode etiknya dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," pungkas Robikin.

Sebelumnya, Polisi telah berhasil membekuk 2 orang berinisial RM dan RB dibilangan Cimanggis, Depok pada Kamis (26/12) malam.

Kedua orang pelaku ini telah ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga menjadi aktor lapangan dari penyiraman air keras Novel Baswedan yang terjadi pada 11 April 2017.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya