Berita

Politisi Demokrat, Andi Arief/Net

Politik

Andi Arief: Ada Yang Jual Isu Toleransi Untuk Tutupi Kasus Jiwasraya

JUMAT, 27 DESEMBER 2019 | 05:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Belakangan isu intoleransi kembali menjadi sorotan dalam perayaan Natal 2019. Hal itu berkenaan dengan isu pelarangan Natal di Kabupaten Sijunjung dan Dharmasraya, Sumatera Barat.

Berkembangnya isu toleransi membuat politisi Demokrat, Andi Arief berang. Sebab menurutnya, toleransi di Indonesia sudah menjadi sebuah tradisi sejak lama yang tak perlu diperdebatkan.

"Sejak saya kecil dulu di Bandar Lampung, kata-kata toleransi itu sudah lupa karena sudah menyatu dalam budaya, damai, enggak saling ganggu," kata Andi Arief dalam sebuah video yang ia unggah di akun twitternya, Kamis (26/12).


Berkaca dari pengalamannya, ia pun heran dan curiga dengan adanya isu intoleransi yang belakangan kerap digaungkan di tengah perayaan umat Kristiani seperti saat ini.

Mantan Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini pun menaruh curiga isu tersebut sengaja digulirkan untuk mengalihkan publik terhadap persoalan bangsa yang sedang dihadapi.

Sebab menurutnya, persoalan toleransi lebih remeh dibandingkan persoalan ekonomi bangsa. Terkini, pemerintah tengah dihadapkan dengan masalah gagal bayar polis PT Asuransi Jiwasraya yang ditaksir merugikan negara Rp 13,7 triliun.

"Saya duga ada yang jual isu toleransi untuk menutupi banyak kasus. Saya dengar Jiwasraya ada masalah, Panin Bank ada masalah, Muamalat ada masalah, Waskita Karya ada masalah. Banyak sekali ini (masalah)," tegasnya.

"Jadi tolong hati-hatilah. Bagi kami di Lampung, toleransi itu sudah budaya. Malam kami muter-muter ke gereja, malam Natal enggak ada masalah. Salaman keluar sudah rukun," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya