Berita

Panglima TNI marsekal Hadi Tjahjanto dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Clayton Allen/Ist

Pertahanan

TNI Teken MoU Pengamanan Bersama PT Freeport Indonesia

JUMAT, 27 DESEMBER 2019 | 04:09 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan PT Freeport Indonesia melakukan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) pengamanan wilayah dan kegiatan Freeport di Timika, Papua.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Clayton Allen Wenas di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (26/12).

Menurut Panglima, MoU tersebut dilakukan karena Freeport dikategorikan sebagai obyek vital nasional yang bersifat strategis. Hal ini juga berkenaan dengan kemungkinan ancaman keamanan di lokasi Freeport.


"Lokasi usaha tambang PT. Freeport Indonesia berada di daerah sangat terpencil, sulit, dan unik di Timika, Papua. Di samping itu, terdapat ancaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan gangguan keamanan yang bereskalasi rawan serta bersifat fluktuatif," kata marsekal Hadi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Hal itu juga menjadi tugas TNI berdasarkan Undang-Undang TNI 34/2004, di mana TNI adalah alat pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang melaksanakan tugas pokok melalui Operasi Militer untuk Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Salah satu wujudnya yakni dengan mengamankan obyek vital nasional yang bersifat strategis.

Dengan status tersebut, TNI dapat melaksanakan operasi secara berdiri sendiri maupun bekerja sama dengan Polri.

Dengan adanya MoU di bidang pengamanan ini, maka TNI akan dapat mengoptimalkan satuan TNI yang terdekat dengan lokasi PT Freeport, seperti satuan Kogabwilhan III yang baru terbentuk.

Kogabwilhan dibentuk agar TNI dapat melaksanakan tugas pokoknya secara lebih terintegrasi dan dengan mempertimbangkan faktor geografis Indonesia.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya