Berita

Polisi berjaga di depan kedubes Meksiko/Net

Dunia

Ada Intimidasi, Meksiko Desak Pertemuan Diplomatik Dengan Bolivia

KAMIS, 26 DESEMBER 2019 | 11:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kementerian Luar Negeri Meksiko meminta pertemuan dengan dutabesar Bolivia untuk memprotes pelecehan dan intimidasi terhadap personel diplomatiknya di kota La Paz, Bolivia.

Diketahui bahwa Meksiko sejak awal pekan ini menuduh Bolivia telah meningkatkan kehadiran polisi di luar kedutaan besarnya dan mengintimidasi para diplomatnya.

Hal itu terjadi di tengah ketegangan hubungan kedua negara yang meningkat akibat keputusan Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador bulan lalu yang memberikan suaka politik kepada mantan presiden Bolivia Evo Morales.


Kementerian Luar Negeri Meksiko dalam sebuah pernyataan mengatakan pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan perwakilan Bolivia di Meksiko untuk meminta penjelasan atas perilaku pemerintah Bolivia pada hari ini (Kamis, 25/12).

Pernyataan yang sama menyebut bahwa sembilan orang yang ditampung di fasilitas diplomatik di Bolivia berada di bawah perlindungan Meksiko.

Sementara itu, dalam sepucuk surat kepada Kementerian Luar Negeri Bolivia tertanggal Selasa (24/12), Kedutaan Besar Meksiko mengatakan bahwa jumlah petugas polisi di sekitar fasilitasnya telah meningkat sejak November lalu dan mereka juga mendeteksi adanya pesawat pengintai di atas bangunan diplomatik.

"Lebih dari melindungi situs-situs ini dan personel diplomatik Meksiko, mereka mengintimidasi staf itu dan mengganggu perdamaian dan martabat perwakilan diplomatik ini," begitu bunyi surat tersebut seperti dimuat Reuters.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya