Berita

Ilustrasi Gereja/Net

Politik

Pengamat: Tokoh Masyarakat Bertanggung Jawab Rekatkan Keretakan Toleransi

KAMIS, 26 DESEMBER 2019 | 03:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perayaan Natal 2019 secara keseluruhan cukup aman dan terkendali. Personel aparat keamanan juga turut diterjunkan mengamankan sejumlah rumah ibadah umat Kristen.

Namun demikian, keterlibatan aparat keamanan yang melakukan penjagaan hingga pemeriksaan barang-barang jemaat bisa diminimalisir jika ada peran dari tokoh masyarakat dalam menjamin toleransi umat.

Terlebih dengan adanya kesepakatan para tokoh masyarakat dengan jemaat yang terjadi di dua wilayah Sumatera Barat yang menunjukkan sikap intoleransi.


"Tokoh-tokoh masyarakat seharusnya menjadi pemersatu, pengikat bagi lingkungan di mana dia berada, untuk menyampaikan pesan-pesan keberagaman yang humanis di tengah-tengah masyarakat yang pluralis," kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana) Samuel F. Silaen dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (25/12).

Toleransi seharusnya menjadi harga mati, bukan hanya kepada umat yang merayakan Natal, melainkan juga agama lain. Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo.

"Presiden Jokowi dengan tegas perintahkan aparatur negara, khususnya penegak hukum untuk menyelaraskan dan menjamin terpenuhinya hak setiap warga negara untuk beribadah sesuai dengan keyakinan dan agamanya masing-masing di wilayah Republik Indonesia," tegasnya.

Ketegasan ini, ujarnya, patut diapresiasi meski pelaksanaan di lapangan belum sempurna.

"Kebersamaan dan kekompakan sangat dibutuhkan semua komponen anak-anak bangsa di tengah-tengah masyarakat untuk membangun bangsa ini menuju Indonesia maju," tambahnya lagi.

"Selamat merayakan Natal bagi yang merayakannya dan selamat menyongsong tahun baru 2020, semoga sukses digapai oleh semua rakyat Indonesia," tutup Silaen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya