Berita

Tim SAR sedang mengevakuasi korban bus masuk ke jurang/Net

Nusantara

Korban Meninggal Bus Masuk Jurang Di Pagaralam Jadi 35 Orang

RABU, 25 DESEMBER 2019 | 22:10 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Hari kedua Tim SAR Gabungan yang mencari sisa-sisa korban dari bus PO Sriwijaya yang nahas masuk ke dalam jurang di Pagaralam kembali menemukan dan berhasil mengevakuasi korban meninggal dunia. Total korban menjadi 35 orang.

Sebelumnya Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Palembang, Benteng Telau pada siang tadi pukul 12.00 merilis jumlah korban yang telah dinyatakan meninggal dunia mencapai 28 orang.

“Hingga pukul 19.00 WIB korban meninggal sebanyak 35 orang dan selamat sebanyak 13 orang,” kata Benteng dalam keteranganya, Rabu (25/12).


Itu artinya, di hari kedua tim SAR Gabungan menemukan tujuh jenazah. Sebagian di antara mereka ditemukan di dalam bus dan sebagian lagi terbawa arus air. Mereka sudah dibawa ke RSUD Besemah Pagaralam.

Dari hasil operasi pencarian ini, total 48 orang penumpang telah berhasil dievakuasi. Adapun ke-13 penumpang bus yang selamat, saat ini masih dilakukan perawatan intensif di RS Umum Basemah, Pagaralam, Sumatera Selatan. Operasi pencarian hari ketiga akan dimulai pada hari Kamis (26/12) pukul 07.00 WIB.

Menurut Benteng, tidak menutup kemungkinan korban bertambah jika merujuk kepada data Polda Sumsel bahwa manifes penumpang Bus Sriwijaya sebanyak 54 orang.

PO Sriwijaya dengan rute Bengkulu-Pelembang masuk ke dalam jurang sedalam kurang lebih 200 meter ketika melintas diliku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan pada Senin malam (23/12).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya