Berita

Menteri BUMN, Erick Thohir/Net

Politik

Penanganan Kasus Jiwasraya, Komisi VI: Bolanya Ada Di Tangan Pak Erick

SENIN, 23 DESEMBER 2019 | 22:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kasus gagalnya pembayaran polis asuransi PT Jiwasraya kepada para pemegang JS Saving Plan menambah catatan buruk perusahaan BUMN sebagai ladang korupsi yang melibatkan pejabat negara.

Ketua Komisi VI DPR mengatakan bahwa penanganan kasus Jiwasraya akan dapat dibereskan secara tuntas tergantung dari Menteri BUMN Erick Thohir. Jika Erick dapat berlaku tegas dan tidak tebang pilih dalam penanganan kasus maka akan cepat selesai.

“Jiwasraya mudah ditangani. Bolanya ada di Pak Erick,” ucap Faisol ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/12)


Dia menambahkan, DPR RI khususnya Komisi VI siap pasang badan jika kasus tersebut lamban dieksekusi. Pasalnya, kasus Jiwasraya ini tidak boleh dianggap main-main lantaran menelan kerugian negara dan rakyat sebesar Rp 13,7 triliun.

“DPR akan bantu sekuat tenaga agar semua bisa diatasi,” tambahnya.

Faisol berharap agar kasus Jiwasraya ini dapat selesai dengan arif dan bijak, agar tiga perusahaan besar asuransi Bumiputera 1912 dan dua lainnya yakni Asuransi Bakrie dan Sari Asih masih mengantre untuk diselesaikan.

“Karena ada beberapa lagi perusahaan yang bergerak bidang asuransi kelihatannya memiliki masalah yang kurang lebih sama dengan Jiwasraya,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya