Berita

Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan saat rapat bersama Amien Rais/Ist

Politik

Bawa Kabur Palu Sidang, Cara Zulhas Lepaskan PAN Dari Bayang-bayang Amien Rais

SENIN, 23 DESEMBER 2019 | 20:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno melihat peristiwa Zulkifli Hasan yang membawa kabur palu sidang saat memimpin rapat harian yang membahas soal Kongres di DPP PAN adalah bagian dari upaya membawa partai berlambang matahari itu lepas dari bayang-bayang Amien Rais.

“Ini langkah bagus agar menjadi partai modern,” jelas Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/12).

Soal ricuhnya rapat di DPP itu, menurut Adi sebagai tanda mulai mengerasnya friksi di internal PAN yakni kubu Zulkifli Hasan dan Amien Rais.


“Pro Zulhas versus loyalis Amien Rais. Peta politiknya terang benderang. Tinggal adu kuat siapa yang menang,” tandas Adi.

Sebelumnya, Zulhas, demikian ia kerap disapa, meninggalkan ruang sidang dengan terburu-buru setelah menetapkan Sekjen Eddy Soeparno sebagai ketua Steering Committee (SC) Kongres PAN.

Sambil berdiri mantan Ketua MPR RI yang kini menjadi Wakil Ketua MPR RI itu mengetukkan palu sidang, lalu balik kanan meninggalkan ruangan Daksa 02 di Kantor DPP PAN di Jalan Daksa I, No. 10, Jakarta Selatan, Jumat malam (20/12).

Cerita tentang palu sidang yang hilang menjadi istimewa, beredar luas bersama dengan sebuah foto yang memperlihatkan bantalan palu sidang tanpa palu sidang yang hilang.

Disebutkan, sebelum Zulhas meninggalkan ruangan, suasana di dalam ruangan sudah kurang kondusif. Sudah terlalu banyak yang berteriak di luar aturan main rapat.

Pendiri PAN Amien Rais juga dinilai ikut memberikan sumbangan terhadap kondisi yang tidak kondusif itu.

Rapat molor beberapa waktu lamanya karena menunggu kehadiran Amien Rais. Hendak dimulai, namun tidak sedikit yang meminta agar Amien rapat dimulai setelah kehadiran Amien.

Amien disebutkan tiba sekitar satu jam dari jadwal rapat. Begitu tiba, ia mengambil tempat duduk di antara Ketua Umum Zulhas dan Sekjen Eddy Soeparno.

Oleh sementara peserta rapat, ini dipandang sebagai gesture yang kurang bersahabat. Tidak sedikit yang menilai Amien Rais masih ingin terus mengendalikan jalannya partai. Sedikit banyak, ini menjadi persoalan juga.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya