Berita

Rahmad Darmawan akan latih MU/Repro

Sepak Bola

Umumkan RD Sebagai Pelatih Baru Pada Tengah Malam, Begini Alasan Madura United

SENIN, 23 DESEMBER 2019 | 14:05 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gerak cepat dilakukan manajemen Madura United. Liga 1 musim 2019 baru saja berakhir, tim asal Pulau Madura itu langsung mengumumkan pelatih baru untuk musim depan.

Manajemen Laskar Sape Kerrab ini seolah sudah tak sabar mengumumkan sosok pelatih baru mereka. Sang pelatih diumumkan saat waktu melewati tengah malam alias menjelang dini hari.

Ya, Senin (23/12) sekitar pukul 00.05, manajemen Madura United mengumumkan musim depan akan ditangani Rahmad Darmawan. Acara perkenalan ini dilakukan di Hotel Bliss Surfer, Bali, usai laga melawan Bali United.


Tentu saja manajemen punya alasan khusus kenapa melakukan sesi perkenalan pelatih anyar mereka di pagi buta.

“Karena kami punya rencana lebih cepat. Tim ini akan dipersiapkan lebih dini. Kami tidak mau ketinggalan kereta,” ucap Direktur Madura United, Haruna Soemitro, Senin dini hari (23/12), dilansir laman resmi klub.

Menariknya lagi, pelatih yang karib disapa RD ini tak hanya punya wewenang mengurus strategi dan program latihan pemain. Eks pelatih Tira Persikabo ini juga punya kewenangan dalam mempersiapkan tim. Mulai dari perekrutan pemain, hingga menentukan jajaran pelatih, dan seluruh unsur pendukung kerjanya.

“Kami punya keyakinan dengan kualitas pelatih lokal sekelas Coach RD lah, kami yakin karakter tim Madura itu bisa dikembangkan. Klub menyematkan coach RD sebagai pelatih, juga sekaligus manajer tim. Nanti teknis ataupun nonteknis akan satu pintu, dan dibantu oleh coaching staff yang lain,” lanjut Haruna yang sebelumnya menjabat manajer tim.

Bisa dibilang, tugas yang diemban RD di Madura United musim depan mirip dengan wewenang yang dimiliki para pelatih tim-tim Inggris. Nah, RD akan jadi sosok pertama di Indonesia yang berstatus manajer pelatih.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya