Berita

Zulkifli Hasan/Net

Politik

Zulhas Bawa Kabur Palu Sidang, Pengamat: Itu Ekspresi Kekhawatiran Dan Takut Kalah

SENIN, 23 DESEMBER 2019 | 13:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bukan tanpa sebab Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan membawa kabur palu sidang saat rapat DPP PAN untuk pemilihan steering committee (SC) dan organization committee (OC) Kongres PAN 2020.

Pasalnya, sikap Zulhas yang membawa kabur palu sidang adalah sebuah ekspresi politik yang penuh kekhawatiran. Wakil Ketua MPR itu itu akan kembali maju pada Kongres PAN nanti.

"Ekspresi kekhawatiran, kalut, dan takut kalah (di Kongres PAN)," kata pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin saat berbincang dengan redaksi, Senin (23/12).


Sebab, lanjut Ujang, keinginan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, dan hampir sebagian besar kader matahari putih itu, menginginkan regenerasi atau tidak ada ketum yang menjabat dua periode.

"Namun Zulhas memaksakan diri maju. Dan di kader-kader PAN lebih hormat pada sosok Amien Rais," ujar Direkrur Eksekutif Indonesia Political Review ini.

Rapat DPP PAN yang dipimpin Zulkifli Hasan menetapkan Sekjen PAN Eddy Soeparno sebagai Ketua SC, dan Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo sebagai Ketua OC.

Usai menetapkan SC dan OC Kongres PAN, Zulhas sapaan akrab mantan Ketua MPR itu langsung menutup rapat dan membawa palu sidang.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya