Pimpinan MPR RI, Jazilul Fawaid/Net
Pimpinan MPR RI, Jazilul Fawaid/Net
Politikus dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Arief Puyouno menyebut, kasus Jiwasraya yang gagal bayar polis mencapai Rp 12,4 triliun terjadi karena adanya investasi fiktif dan pembobolan dana nasabah Jiwasraya.
Arief menyebut dua nama yang bekerja sama dalam permufakatan tersebut. Yaitu mantan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim dan mantan Direktur Keuangan Jiwasraya, Hary Prasetyo.
Populer
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
UPDATE
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00
Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38
Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32
Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21
Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07
Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02
Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19
Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14
Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02