Berita

Habib Ali Alatas/Net

Politik

Tindas Muslim Uighur, Ribuan Umat Islam Indonesia Akan Geruduk Kantor Kedubes China

SENIN, 23 DESEMBER 2019 | 10:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ribuan orang yang tergabung dari beberapa ormas Islam akan menggeruduk kantor Kedutaan Besar Republik Rakyat China (Kedubes RRC) di Jakarta dalam rangka mengecam dan mengutuk keras tindakan kekerasan terhadap muslim Uighur.

Aksi dengan teman "Aksi Nasional Selamatkan Muslim Uighur Bersama Ormas-Ormas Islam Se-Indonesia" akan digelar pada Jumat (27/12) usai Salat Jumat.

"Penindasan yang dialami saudara muslim kita dari etnis Uighur di wilayah Xinjiang, yang bermakna harfiah "Koloni Baru" yang dilakukan oleh rezim komunis China dengan keji dan kejam sudah sangat mengkhawatirkan dan tidak bisa ditolerir lagi," kata Jurubicara Aksi, Habib Ali Alatas kepada redaksi, Senin (23/12).


Apalagi, lanjut Habib Ali, informasi yang dia dapat bahwa muslim di Uighur dilarang memiliki dan membaca Al-Quran serta dipaksa wajib mengikuti kamp reedukasi.

"Sesungguhnya itu adalah penahanan semena-mena tanpa proses hukum yang adil sesuai standar internasional," ungkapnya.

"Maka kami dari berbagai ormas Islam mengecam dan mengutuk keras tindakan zalim rezim komunis China terhadap saudara muslim Uighur," ujar Habib Ali menambahkan.

Beberapa ormas yang sudah menyetakan bergabung dalam akasi ini, Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni (PA) 212, Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) Ulama, dan Ulama Betawi (Fuhab).

Mereka akan bergabung dalam ormas Islam Se-Indonesia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya