Berita

Zulkifli Hasan/Net

Politik

Sebelum Bawa Kabur Palu, Ternyata Zulhas Coret 10 Loyalis Amien Rais Dari DPP

SENIN, 23 DESEMBER 2019 | 07:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Petahana Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan seperti sedang menghalalkan segala cara untuk bisa kembali menduduki singgasananya.

Setidaknya hal itu tercermin dari sikap Zulhas yang membawa kabur palu sidang saat rapat persiapan kongres. Rapat itu digelar di ruang Daksa 02, kantor sementara DPP PAN, Jalan Daksa I No. 10, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat malam (20/12).

Sebelum peristiwa tersebut, mantan ketua MPR RI ini ternyata telah lebih dulu melakukan pencoretan terhadap 10 orang pengurus harian DPP PAN.


Sebagaimana diutarakan politisi senior PAN Muslim Ayub, sebanyak 10 orang itu sengaja disingkirkan untuk meminimalisasi hambatan menjadi ketua umum di kongres.

"Ada beberapa orang dicoretnya. Ada 10 orang yang bisa dipertanggungjawabkan," ujar Muslim saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/12).

Kesepuluh nama yang dicoret Zulhas, lanjut Muslim, adalah orang-orang yang loyal terhadap Amien Rais. Mereka kemudian diganti oleh sembilan orang baru pilihan Zulhas.

"Dia (Zulhas) tambah orang-orang dia yang tidak termasuk sesuai SK Menkumham. Jadi itu yang dilakukannya, sebagai orang yang sudah membesarkannya di partai, dia tidak menghargai Pak Amien di situ," ucap Muslim.

Selain itu, Muslim juga mengetahui adanya pemecatan terjadap sejumlah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Di mana, terdapat beberapa ketua DPD yang dipecat karena tidak mau mendukung Zulhas. Salah satu yang disebut Muslim adalah DPD-DPD di Maluku.
"Tapi itu tidak boleh dalam ketentuan anggaran dasar anggaran rumah tangga. Silakan saja itu dilakukannya, nanti pada saat kongres jadi permasalahan di situ," demikian Muslim.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya