Berita

Politisi PDIP Maruarar Sirait/RMOL

Politik

Solo Terlalu Penting, Nasib Gibran Masih Dipertimbangkan PDIP

MINGGU, 22 DESEMBER 2019 | 18:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gibran Rakabuming Raka belum tentu diusung oleh Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) sebagai calon Walikota Solo meski sudah mendaftarkan diri.

Politisi PDIP Maruarar Sirait menjelaskan, pihaknya tak pernah mengistimewakan seseorang, termasuk Gibran yang tak lain putra presiden Joko Widodo. Hal itu sejalan dengan pernyataan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

"Jadi proses dan mekanisme harus dihormati, sudah banyak contohnya," ujarnya dalam diskusi publik bertajuk 'Jokowi Langgengkan Politik Dinasti' di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (22/12).


Mantan anggota parlemen itu juga memastikan bahwa Gibran dan calon lainnya yang mendaftar ke PDI-P, yakni Achmad Purnomo Putranto akan dipertimbangkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Beberapa pertimbangan yang bakal dilakukan DPP di antaranya soal integritas, ideologi, kompetensi, hingga rekam jejak.

"Karena Solo basis yang sangat penting bagi PDI-P," tegasnya.

Untuk itu, Maruarar menyatakan PDIP akan mempertimbangkan secara komprehensif dalam mendapatkan sosok terbaik yang bisa memenangkan kontestasi di kampung Presiden Jokowi tersebut.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya