Berita

Menhan RI Prabowo Subianto dan Menhan Jepang Taro Kono/Kemhan

Politik

Ke Jepang, Menhan Prabowo Tuntut Kerjasama Yang Lebih Riil

MINGGU, 22 DESEMBER 2019 | 14:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah melakukan kunjungan ke China, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan Jepang Taro Kono di kantor Kementerian Pertahanan Jepang, Ichigaya, Tokyo, Jumat (20/12).

Dalam kunjungan tersebut, Menhan Prabowo dan Menhan Kono melakukan pertemuan bilateral yang membahas sejumlah isu pertahanan.

"Indonesia sangat berharap kerjasama pertahanan yang lebih riil di masa yang akan datang, karena Jepang adalah sahabat kuat dan penting bagi Indonesia selama ini," ujar Prabowo seperti dimuat situs Kemhan, Minggu (22/12).


Sementara itu, Menhan Kono mengungkapkan keinginannya untuk meningkatkan kerjasama pertahanan dengan negara-negara ASEAN, terutama Indonesia melalui latihan bersama dan lainnya di bidang pertahanan.

Dalam kesempatan tersebut, Menhan Kono mengundang perwira-perwira TNI untuk berpartisipasi dalam Seminar di JGSDF Northern Army dengan tentara Amerika Serikat pada Februari mendatang.

Selain itu, Menhan Kono juga mengapresiasi kepemimpinan Indonesia dalam memformulasikan pandangan ASEAN dalam konsep Indo Pasifik. Di mana konsep tersebut dapat memungkinkan Jepang untuk melakukan sinergitas dengan ASEAN.

Sebagai sesama negara maritim, Jepang juga mengaku mengerti bahwa Indonesia berusaha untuk memperkuat pertahanan pulau-pulau terluar seperti di Natuna. Dan sebagai sesama negara yang kerap kali dihantam bencana alam, Indonesia dan Jepang siap untuk melakukan kerja sama melalui berbagai program disaster response.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo juga berkesempatan untuk meninjau patung Jenderal Sudirman yang berada di halaman kantor Kemhan Jepang. Patung tersebut merupakan simbol kedekatan hubungan Indonesia dan Jepang. 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya