Berita

Hendri Satrio/Net

Politik

Hendri Satrio: Politisi PSI Pakai Duit Siapa Ya?

MINGGU, 22 DESEMBER 2019 | 11:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tak henti-hentinya mencari sensasi publik. Kali ini, Fraksi PSI DKI Jakarta mengumumkan tidak akan memakai semua dana reses dan mengembalikan sisanya ke APBD.

Terkait hal tersebut pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio memuji partai besutan Grace Natalie tersebut.

"Wah keren, sangat bagus dan patut ditiru," ungkapnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL pada Minggu (22/12).


Kendati begitu, pria yang akrab disapa Hensat ini juga melontar kritikannya. Menurutnya, apa yang dilakukan PSI itu perlu untuk dimonitor. Sebab ditakutkan substansi serap aspirasi jadi terabaikan karena pengembalian dana.

Lebih lanjut, pendiri lembaga survei Kedaikopi ini bertanya-tanya mengenai dana yang dimiliki para politisi PSI. Pasalnya, mereka yang ada di DPRD masih berumur muda dan bukan berasal dari kalangan pengusaha.

"Mereka pakai dana siapa ya selama reses? Hati-hati dengan sumber dana loh anak muda. Selamat berjuang," Hensat mengingatkan

Dalam sebuah jumpa pers, Fraksi PSI mengaku mendapat fasilitas dana reses sebesar Rp 2,44 miliar. Dari dana tersebut, mereka hanya menggunakan anggaran sebesar Rp 1,68 miliar, sedang sisa Rp 752 juta dikembalikan ke APBD.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya