Berita

Haji Lulung/RMOLJakarta

Politik

Haji Lulung: Kerja Anies Urus Banjir Lebih Baik Ketimbang Ahok

MINGGU, 22 DESEMBER 2019 | 01:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali di-bully di media sosial. Sejumlah politisi pun tak ketinggalan ikut-ikutan menyerang eks Mendikbud tersebut.

Kali ini, Anies dikritik soal terendamnya 19 ruas jalan di ibukota, pascahujan deras yang mengguyur pada Selasa sore (17/12) lalu.

Meski demikian, tak sedikit pihak yang membela Anies. Salah satunya datang dari anggota DPR dari Fraksi PAN, Abraham Lunggana alias Haji Lulung.


Haji Lulung secara terang-terangan mengapresiasi kinerja Anies dalam hal mengurus penanganan banjir selama dua tahun terakhir.

"Buktinya, banjir yang merendam 19 lokasi kemarin yang diperkirakan baru bisa surut dua hari, ternyata cukup 20 menit air sudah menghilang dari jalan raya," kata Haji Lulung saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Sabtu (21/12).

Haji Lulung menegaskan, genangan yang muncul beberapa hari lalu tak separah tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, cepat surutnya air merupakan hasil kerja Anies dan jajarannya yang sudah membangun sejumlah waduk hingga mengeruk waduk, kali, saluran penghubung, dan saluran air di jalan lingkungan.

"Jangan nyinyir deh, pastinya kerja Anies mengurus banjir lebih baik ketimbang Ahok (Basuki Tjahaja Purnama)," ungkap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2009-2019 ini.

Haji Lulung menambahkan, pada Selasa lalu dirinya juga terjun langsung ke lapangan untuk mengetahui hasil kerja Anies selama memimpin ibukota.

"Kerja Anies terlihat nyata, bukan pencitraan," tutup Haji Lulung.

Sebelumnya, sejumlah ruas jalan di Jakarta tergenang saat hujan pada Selasa lalu. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta ada 19 ruas jalan yang tergenang air.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya