Berita

Ilustrasi KPK/Net

Politik

Ada Dewas, KPK Dikhawatirkan Jadi Institusi Tanpa Pemimpin

SABTU, 21 DESEMBER 2019 | 13:57 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kehadiran Dewan Pengawas (Dewas) bagi KPK dinilai ganjil, pasalnya ada pembagian kewenangan antara Dewas dengan Komisioner KPK dengan dua unsur kekuasaan di KPK, maka menjadi tidak terang siapa yang sesungguhnya pemimpin di KPK komisioner atau Dewas.

Begitu pandangan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (21/12).

“Dengan kondisi itu KPK berpotensi terjerumus ke leaderless institution. Sebuah institusi tanpa pemimpin,” jelas Dedi.


Dikhawatirkan, sambung Dedi dalam proses pemberantasan, komisioner tidak lagi sebagai yang tertinggi dan punya kewenangan eksekusi mereka hanya sebagai administratur.

Seharusnya pemerintah mengkaji secara komperhensif UU KPK. Lantaran pangkal persoalan korupsi itu adalah sistem hukum. Percuma, kata Dedi menghadirkan orang-orang baik di KPK tanpa ada pembenahan dari sisi sistem hukumnya.

“Lihat saja bagaimana UU ini sulit ditegakkan lurus saat ini, ambil contoh soal usia komisioner, di mana satu di antara kelima komisioner, tidak memenuhi syarat sebagaimana tertuang UU KPK,” jelasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya