Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Rusia Vladimir Putin
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyebutkan Presiden Rusia Vladimir Putin berencana mengunjungi Indonesia pada tahun depan, 2020.
"Presiden Putin akan berkunjung ke Indonesia, dalam rangka 70 tahun kerja sama indonesia diplomatik Indonesia-Rusia," sebut Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (20/12).
Hal tersebut disampaikannya usai bertemu dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva di Kantor Kemenko Polhukam RI.
Mahfud menyampaikan rencana kunjungan Putin masih menunggu kepastian jadwal, sebab Putin memang ingin merayakannya di Indonesia.
"Semula dijadwalkan di Februari, tetapi mungkin jadi dalam paruh pertama tahun 2020. Jadi, sebelum lewat tahun itu," kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.
Selain membahas soal rencana kunjungan Putin ke Indonesia, Mahfud mengungkapkan turut membahas rencana pertemuan antara dirinya dengan Ketua Dewan Keamanan Federasi Rusia.
"Di sana itu, Menko Polhukamnya, yang membawahi beberapa menteri hukum, politik, dan keamanan itu namanya Dewan Keamanan Federasi Rusia," terang Mahfud.
Mahfud menjelaskan tukar-menukar kunjungan antardua pejabat itu merupakan pertemuan rutin yang diagendakan setiap tahun.
"Itu sudah pertemuan rutin setiap tahun. Nanti juga akan dijadwalkan," kata Mahfud.
Berkaitan dengan hal itu pula, patung manusia pertama yang terbang ke luar angkasa direncanakan di pasang di salah satu taman di Jakarta dengan bantuan dari Kedutaan Besar Rusia bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta, melansir laman akun twitter Kedutaan Rusia.
Yuri Gagarin merupakan manusia pertama yang terbang selama 108 menit ke luar angkasa dengan pesawat roket Vostok 1. Ia menerima banyak penghargaan dan medali kehormatan, termasuk medali "Hero of the Soviet Union".
Juru bicara Kementrian Luar Negeri, Teuku Faizasyah, menerangkan, waktu kedatangan Putin belum bisa dipastikan kapan tepatnya.
"Ya, betul. Tetapi, setelah ada usulan waktu dari pihak Rusia, baru bisa dijajaki dengan keluangan waktu Bapak Presiden," ujar Faizasyah saat dihubungi
Kantor Berita Politik RMOL Sabtu (21/12).
Mengenai rencana pemasangan patung Yuri Gagarin, Faizasyah menyarankan agar menanyakan hal tersebut kepada Pemprov DKI.
"Mengenai lokasi pemasangan patung tersebut, ada baiknya menanyakan ke pihak DKI yang mengelola taman di Jakarta," ujarnya.