Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/RMOL

Politik

Anies Masih "Jomblo", PKS: Kasihan Warga DKI

SABTU, 21 DESEMBER 2019 | 03:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berharap Wakil Gubernur DKI Jakarta segera ditetapkan oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPRD). Pasalnya, terhitung sudah satu tahun lebih Gunernur Anies Rasyid Baswedan 'jomblo'.

Begitu disampaikan Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera kepada wartawan usai mengisi diskusi bertajuk 'Mengungkap Pelanggaran HAM Terhadap Uighur' di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/12).

"Pernyataan paling utama, sesegera mungkin Wagub DKI ditetapkan. Karena kasihan warga DKI pelayanan yang selama ini mestinya dapat dari dua orang Anies dan Sandi. Karena yang rugi warga DKI," kata Mardani.


Untuk saat ini, ia menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan forum rapat Paripurna DPRD DKI dalam menentukan sosok yang ditunjuk sebagai Wagub DKI.

"Monggo, saya kira diputuskan dalam forum rapat Paripurna DPRD DKI, ini masuk prioritas," ujarnya.

Terkait nama-nama yang diusulkan Gerindra, pihaknya mengaku masih terus melakukan komunikasi dengan Parpol pimpinan Prabowo Subianto itu untuk mencapai kata sepakat.

"Kalau PKS masih tetap dua nama yang lalu (Syaikhu dan Agung). Gerindra katanya punya nama baru, sekarang lagi dalam proses musyawarah. Sebenarnya sederhana, tinggal Paripurna menetapkan mana yang paling diminati, voting bisa selesai," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya