Berita

Ekonom Senior Rizal Ramli/RMOL

Politik

Ekonomi Nyungsep, Rizal Ramli: Strategi Menteri Jokowi Kagak Ade!

SABTU, 21 DESEMBER 2019 | 02:07 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kondisi perekonomian Indonesia semakin miris. Pertumbuhan yang stagnan di angka 5 persen juga membuat Indonesia bak ketinggalan kereta dari negara-negara lainnya.

Menurut ekonom senior Rizal Ramli, Indonesia semestinya punya strategi pertahanan ekonomi kuat agar tak ketinggalan dari negara tetangga seperti Vietnam, Thailand, hingga Filipina.

Salah satu strategi yang diusulkan mantan Menko Perekonomian ini ialah turnaround strategy.


"Yaitu adalah strategi untuk membalikkan situasi. Istilah kerennya turnarround strategy, yakni bagiamana kita balikan keadaan nyungsep menjadi ke atas (tumbuh positif)," ujar RR, sapaan Rizal dalam acara temu media di Restoran Bakmi Toko Tiga, Jalan Tebet Barat Dalam Raya, Jakarta Selatan, Jumat (20/12).

Hingga kini, menteri pemerintahan Presiden Joko Widodo belum memiliki strategi tersebut.

"Mohon maaf, sampai hari ini apa nih strategi turnarround menteri yang baru, kabinet yang baru? Kagak ade," sebut Rizal.

"Belum pernah saya mendengar grand strategy buat muterin ini (ekonomi rendah) balik situasi. Baik pada level makro maupun pada level korporasi/mikro," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya