Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri/RMOL

Hukum

Arief Poyuono: Firli Bahuri Harus Tahan Eks Sekretaris MA Nurhadi

SABTU, 21 DESEMBER 2019 | 01:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Praktik mafia kasus yang terjadi di Mahkamah Agung patut menjadi tugas prioritas pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023, Firli Bahuri.

Hal ini berkenaan dengan kasus suap dan gratifikasi perkara di Mahkamah Agung pada 2011-2016 yang telah menyeret eks Sekretaris Mahkamah Agung 2011-2016, Nurhadi Abdurrachman sebagai tersangka.

"Nurhadi sebaiknya segera ditahan agar tidak menghilangkan bukti-bukti praktik kasus di Mahkamah Agung yang terjadi selama ini," kata Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (20/12).


Kasus tersebut menjadi penting lantaran MA adalah palang terakhir untuk membuat efek jera bagi para koruptor.

Kasus tersebut juga patut menjadi prioritas mengingat mantan Hakim Agung Mahkamah Agung, Artijo Alkostar sudah dilantik sebagai Dewan Pengawas KPK. Dengan posisinya saat ini, lanjut Arief, Artijo wajib menberikan masukan pada pimpinan KPK untuk segera melakukan penahanan pada Nurhadi.

"Dan pasti akan banyak masukan juga dari Artijo Alkostar yang cukup lama di Mahkamah Agung yang terkenal sebagai Hakim tanpa kompromi dengan para koruptor selama proses PK dan kasasi," sambungnya menegaskan.

Tak hanya itu, KPK di bawah pimpinan Firli juga harus menaruh perhatian lebih kepada dugaan praktik korupsi di tubuh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kini banyak disorot.

"Selamat berkerja bagi pimpinan baru KPK, semoga bisa pula membantu membongkar pratik korupsi di Jiwasraya dan BUMN lainnya," tutup Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN ini.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya